Penyusunan PSETK Pengelola Irigasi Mengutamakan Partisipasi P3A/GP3A

Senin, 29 Juli 2013 09:21:52 - Oleh : Langgeng Raharjo

MDGs ANNUAL REPORT 2013

Musrenbang Perubahan RPJMD Kabupaten Kulon Progo Tahun 2011-2016

Kunjungan Studi Banding Dari Kabupaten Barito Utara tentang KLHS

PERTEMUAN BAPPEDA SE-DIY DI KULON PROGO : “Inspirasi Pemberdayaan Ekonomi Lokal"

 

Dalam rangka mendukung produktivitas pertanian sangat diperlukan adanya keberlanjutan sistem irigasi. Terdapat 2 (dua) hal penting yang menentukan keberlanjutan sistem irigasi, yaitu keandalan air irigasi dan keandalan prasarana jaringan irigasi. Keandalan air irigasi dapat diwujudkan dengan adanya kecukupan kebutuhan air irigasi, dan keandalan prasarana jaringan irigasi dapat diwujudkan dengan adanya pembagian air yang merata pada satu daerah irigasi dari bagian hulu sampai bagian hilir. Upaya mewujudkan keandalan air irigasi dan keandalan prasarana jaringan irigasi dapat dilakukan dengan pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi. Pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah, pemerintah provinsi, atau pemerintah kabupaten/kota melibatkan semua pihak yang berkepentingan dengan mengutamakan kepentingan dan peran serta masyarakat petani.
Partisipasi masyarakat petani dalam kegiatan pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum nomor 30 tahun 2007 dilaksanakan berdasarkan prinsip:
a. sukarela dengan berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat;
b. kebutuhan, kemampuan, dan kondisi ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat petani di daerah irigasi yang bersangkutan; dan
c. bukan bertujuan untuk mencari keuntungan.
Adapun tahapan kegiatan pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, meliputi kegiatan-kegiatan: sosialisasi, survay dan investigasi, desain dan pelaksanaan konstruksi.
Dalam rangka melaksanakan survay dan investigasi jaringan irigasi Bappeda Kabupaten Kulon Progo melakukan penyusunan Profil Sosial Ekonomi Teknis dan Kelembagaan (PSETK) dengan melibatkan partisipasi P3A/GP3A. Tahun 2013 ini dilakukan penyusunan PSETK untuk 3 (tiga) daerah irigasi, yaitu Daerah Irigasi Kayangan, Daerah Irigasi Niten, dan Daerah Irigasi Clereng dengan melibatkan masing-masing 25 orang untuk setiap daerah irigasi, dilaksanakan di Gedung Yayasan Dharmais Pengasih pada hari Senin-Kamis tanggal 22-25 Juli 2013 yang lalu. Muatan materi penyusunan PSETK meliputi: penjelasan umum PSETK, teknik penyusunan PSETK, penelusuran jaringan irigasi, pembahasan, serta perumusan rekomendasi yang perlu ditindaklanjuti.
PSETK adalah gambaran informasi atau data mengenai keadaan sosial, ekonomi, teknis, dan kelembagaan pada suatu daerah irigasi yang dibutuhkan oleh Kelembagaan Pengelola Irigasi (KPI) untuk proses perencanaan program pemberdayaan organisasi P3A/GP3A dalam upaya meningkatkan kinerja pengelolaan irigasi partisipatif. PSETK ini akan berguna bagi setiap unsur KPI. Bagi masyarakat P3A/GP3A akan berguna untuk proses perencanaan kegiatan pengembangan organisasi, penyusunan program kerja pengelolaan irigasi partisipatif, pengembangan legalisasi badan hukum organisasi, penyusunan kebutuhan pelatihan, penetapan iuran pengelolaan irigasi, peningkatan pelayanan kebutuhan organisasi, dan untuk penyusunan usulan. Bagi Komisi Irigasi akan berguna untuk penyusunan dan pelaksanaan koordinasi perencanaan, merumuskan kebijakan untuk mempertahankan dan meningkatkan kondisi dan fungsi jaringan irigasi, serta untuk merumuskan pola dan rencana tata tanam. Sedangkan bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah PSETK akan berguna untuk penyusunan strategi pengelolaan irigasi partisipatif, fasilitasi kegiatan pembinaan dan pengembangan organisasi P3A/GP3A, dan untuk penyusunan program kerja pengelolaan irigasi partisipatif di tingkat sistem utama (primer dan sekunder).

« Kembali | Kirim | Versi cetak