Bappeda Ikuti Bimtek Penyusunan RPKD

Bappeda Kulon Progo mengikuti Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) yang dilaksanakan oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), menindaklanjuti Bimtek TKPK yang dilaksanakan pada tanggal 4 November  lalu (01/12). Bimtek dilaksanakan secara daring, diikuti oleh Sekretaris Bappeda dan Bidang Sosial Ekonomi Bappeda bertempat di  Ruang Rapat Suroloyo Bappeda.

Acara dimulai dengan paparan dari Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah III Kementerian Dalam Negeri tentang Penyusunan RPKD menurut Permendagri Nomor 53 tahun 2020. RPKD disusun bersamaan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai perwujudan politik Pimpinan Daerah dalam Pengentasan Kemiskinan. RPJMD disusun dengan memperhatikan RPKD. Berkaca pada dasar tersebut, Kabupaten Kulon Progo tahun 2021 belum melaksanakan penyusunan RPKD, tetapi melanjutkan Dokumen Strategi Penanggulangan Kemiskinan (SPKD) dengan masa berlaku 2017-2022 sama dengan RPJMD Kabupaten Kulon Progo.

Penyusunan RPKD dimulai dari identifikasi masalah, prioritas intervensi, lokus prioritas dan anggaran. Untuk teknis dan alat bantu dalam analisis dalam RPKD, disediakan tools yang dapat diakses melalui advokasi.tnp2k.go.id/analisis. Kabupaten/ Kota bisa menambah data yang belum tersedia dalam tools tersebut sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Selain itu disampaikan bahwa akan segera diterbitkan turunan dari Permendagri 53 tahun 2020 sebagai panduan bagi pemerintah daerah dalam menyusun dokumen terkait penanggulangan kemiskinan. Bappeda diharapkan dapat mengkoordinir OPD terkait agar tahun 2021 dapat dibentuk Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) sebagai sarana koordinasi dan integrasi.