Bappeda Ikuti Workshop DTKS

Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kulon Progo menghadiri workshop Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) pada hari Kamis (24/06). Acara yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting tersebut dihadiri oleh Bappeda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dinas Sosial DIY BPS DIY, Bappeda seluruh kabupaten dan kota di DIY, Dinsos seluruh kabupaten dan kota di DIY, serta BPS seluruh Kabupaten dan Kota di DIY. 

Secara garis besar, workshop tersebut membahas mengenai akurasi data kemiskinan seperti updating data, indikator, dan pemilihan sumbernya, termasuk upaya-upaya dalam mendukung pengukuran data tersebut agar sesuai dengan keadaan lapangan. Ada beberapa kriteria kemiskinan yang akan digunakan sebagai pendataan, seperti yang disampaikan oleh BPS DIY selaku narasumber, bahwa perhitungan Proxy Means Testing (PMT) digunakan untuk melakukan penilaian warga berdasarkan kriteria sangat miskin, miskin, hampir miskin, rentan miskin dan menuju middle class. Apabila melihat dari keadaan di Kabupaten Kulon Progo sendiri, salah satu kendala dalam mengukur tingkat kemiskinan tersebut adalah pengakuan kepemilikan aset dimana rumah tangga yang disensus terkadang tidak mau mengakui jumlah aset yang sebenarnya mereka miliki. 

Dengan adanya workshop tersebut maka diharapkan seluruh Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, dan seluruh kabupaten kota dapat secara terintegrasi melakukan update dan mengunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).