Diseminasi Indikator Ekonomi Makro

Bertempat di Ruang Rapat Sermo Kompleks Pemkab Kulon Progo, telah diselenggarakan Diseminasi Indikator Ekonomi Makro oleh Bappeda Kabupaten Kulon Progo pada hari Selasa (19/10). Materi Diseminasi disampaikan oleh Mainil Asni, SE, ME sebagai perwakilan dari Badan Pusat Statistik (BPS) DIY dan Drs. Sumarwiyanto sebagai Kepala BPS Kabupaten Kulon Progo.

Diseminasi membahas terkait indikator Ketimpangan, Kemiskinan, Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB), dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta keterkaitan antara 4 indikator tersebut. Indikator Ketimpangan yang disampaikan adalah Kurva Lorenz dan Indeks Gini (Gini Ratio). Pada pembahasan indikator kemiskinan dipaparkan bahwa indikator kemiskinan tidak hanya persentase kemiskinan, namun terdapat kedalaman kemiskinan dan ketimpangan di antara penduduk miskin. Pada penjelasan PDRB berdasarkan lapangan usaha dengan pendekatan produksi menggunakan 17 kategori/sektor. Selain itu dipaparkan terkait metode harga berlaku dan harga konstan. Pada topik IPM disampaikan bahwa terdapat 3 dimensi komponen IPM yaitu kesehatan, pendidikan dan ekonomi/pengeluaran.

Dalam pembahasan disampaikan bahwa perumusan program, kegiatan dan sub kegiatan perlu mencermati sektor yang dapat diakses oleh masyarakat miskin secara riil sehingga program, kegiatan, dan sub kegiatan dapat menjadi terobosan pengentasan kemiskinan. Selain itu disampaikan terkait perubahan paradigma pembangunan seperti pertumbuhan terkendali, pembangunan dengan konsep pro-poor, peningkatan kapasitas dasar manusia, pendekatan holistik, serta pertumbuhan berkelanjutan.