Puncak Penghargaan Keterbukaan Informasi BP DIY Tahun 2021

Acara Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dilaksanakan pada Rabu (10/11) di The Alana Hotel and Convention, Yogyakarta. Acara ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan monitoring, evaluasi, dan penilaian yang telah dilaksanakan oleh Komisi Informasi Daerah (KID) DIY sejak bulan Juni lalu. Bappeda Kabupaten Kulon Progo menghadiri acara tersebut bersama dengan beberapa Badan Publik lainnya yang lolos pada tahap penilaian akhir dari Monev Keterbukaan Informasi Badan Publik DIY Tahun 2021.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur DIY, KGPAA Pakualam X, turut hadir dalam acara tersebut, Jajaran Bupati/Wakil Bupati , Kapolda DIY, Komisioner Komisi Informasi Pusat, Ketua KID DIY, dan Kepala Badan Publik atau yang mewakili. Mengingat kondisi pandemi yang masih berlangsung, jumlah tamu undangan dibatasi dan acara dilaksanakan dengan protokol Kesehatan yang berlaku.

Setelah pembukaan, acara diawali dengan penyampaial Laporan Monev Keterbukaan Informasi Badan Publik DIY Tahun 2021 yang disampaikan oleh Ketua KID DIY, H. Muh Hasyim, S.H., M.Hum. Pada laporannya, Ketua KID DIY menyampaikan pada Monev Keterbukaan Informasi Badan Publik tahun 2021 terdapat 363 Badan Publik yang terbagi di dalam 10 klaster. Hasil monev dan penilaian menunjukkan peningkatan jumlah Badan Publik dengan kategori Informatif dibandingkan tahun lalu, yaitu 89 Badan Publik (tahun lalu berjumlah 31 Badan Publik). Selaras dengan kenaikan tersebut, Badan Publik dengan kategori Tidak Informatif mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu, yakni 82 Badan Publik (tahun lalu berjumlah 150 Badan Publik).

Sambutan berikutnya disampaikan oleh anggota Komisioner Komisi Informasi Pusat, Romanus Ndau Lendong, S.Fil, M.Si. Pada sambutannya, beliau menyampaikan bahwa terdapat proyeksi tingkat nasional bahwa pada tahun 2024, Badan Publik dengan kategori Informatif sudah mencapai 95%. Romanus Ndau Lendong, S.Fil., M.Si juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kalurahan Karangsari Kabupaten Kulon Progo yang berhasil menjadi 8 besar nasional dari 74.000 desa di Indonesia dalam Lomba Apresiasi Desa.

Selanjutnya memasuki acara puncak adalah pemberian penghargaan kepada Badan Publik yang masuk dalam pemeringkatan yang dilakukan oleh KID DIY. Melalui pemberian apresiasi tersebut, diharapkan akan menjadi motivasi tersendiri bagi setiap Badan Publik untuk mampu mempertahankan atau meningkatkan penerapan keterbukaan informasi Badan Publik masing-masing.