Anjangkarya Kegiatan Dais ke Kabupaten Gunungkidul

Bappeda Kabupaten Kulon Progo bersama Bagian Administrasi Pemerintahan Umum melaksanakan Anjangkarya Kegiatan Dana Keistimewaan (Dais) ke Bagian Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Gunungkidul, Kamis (11/11). Tim Anjangkarya dipimpin oleh Sekretaris Bappeda, Ir. Robi Ampera dan diterima oleh Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Gunungkidul, Wahyu Ardi Nugroho, S.STP., M.A. Kegiatan anjangkarya ini bertujuan untuk menambah referensi dan wawasan serta bertukar pengalaman dalam pengelolaan dana keistimewaan urusan kelembagaan, dengan fokus pada penajaman kegiatan baru yang akan diampu oleh Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Kulon Progo agar nantinya dalam pengelolaan kegiatan dapat memberikan manfaat bagi Kabupaten Kulon Progo. Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Kabupaten Gunung Kidul dipilih menjadi lokasi anjangkarya karena dalam melaksanakan kegiatan dana keistimewaan telah berjalan dengan baik. Terutama dalam hal pembagian kewenangan sebagai PA atau KPA pelaksanaan kegiatan. Bagian Administrasi Pemerintahan Umum (APU) Kabupaten Gunung Kidul dalam pelaksanaannya ditekankan untuk selalu melakukan koordinasi dengan kapanewon sehingga target dan sasaran yang direncanakan dapat tercapai.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Gunungkidul menyampaikan bahwa koordinasi dengan kapanewon adalah salah satu upaya untuk menguatkan kelembagaan di kapanewon. Kapanewon ditekankan untuk memaksimalkan fungsi perencanaan dan monitoring kegiatan yang ada di kalurahan. Hal ini penting karena dalam rangka pengusulan kegiatan dana keistimewaan dari kalurahan harus melewati proses musyawarah pembangunan di tingkat kalurahan serta dilanjutkan musyawarah pembangunan tingkat kapanewon, sehingga semua alur proses pengusulan dana keistimewaan sesuai dengan tahapan-tahapan dalam Peraturan Gubernur. Kendala-kendala yang dihadapi antara lain menyelaraskan usulan dari tingkat kalurahan dengan program kegiatan di tingkat kapanewon, tingkat kabupaten. Selain itu, usulan yang diusung oleh kalurahan tidak hanya bertema pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi dan kesejahteraan namun banyak pula usulan yang sifatnya jangka pendek.